6 Sebab Haid Tidak Teratur, Serta Pengaruhnya Dengan Masa Subur

Posted in Artikel

Menstruasi atau haid adalah hal yang selalu dirasakan oleh wanita setiap bulannya. Ada wanita yang mengalami haid secara teratur, ada pula yang siklus haidnya tidak teratur. Secara ideal haid terjadi setiap 28 hari sekali.

Namun bagi wanita yang haidnya tidak teratur biasanya memiliki siklus dengan rentang waktu kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari. Lantas, apa sih sebetulnya yang menyebabkan siklus haid wanita tidak teratur? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Tingginya tingkat stress

Saat wanita mengalami stres maka tubuh akan mencegah terjadinya proses ovulasi. Hal inilah penyebab haid kamu tidak lagi teratur. Stres menjadi penyebab terganggunya hormon estrogen, tingkat tingkat hormon perangsang folikel (FSH), dan menurunnya hormon Luteinizing (LH). Perubahan tingkat hormon ini dapat mencegah pembentukan lapisan rahim.

Haid yang terlambat atau tidak teratur lantaran stres disebabkan karena tubuh tidak menghasilkan kortisol selama masa stres sehingga menjadi penghambat produksi hormon seks. Tubuh kita tidak bisa menghasilkan hormon seks dan stress secara bersamaan.

Perubahan berat badan yang drastis

Peningkatan dan pengurangan berat badan secara ekstrim juga dapat menjadi penyebab siklus haid tidak teratur, karena lemak tubuh sejatinya berperan penting dalam menjaga tingkat estrogen yang cukup dalam tubuh. Sehingga tak heran jika wanita dengan bulimia atau anoreksia memiliki kecenderungan untuk mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Olahraga berlebihan

Olahraga adalah aktivitas yang wajib dan sangat baik untuk dilakukan. Namun jika dilakukan secara berlebihan juga tidak bagus. Terutama bagi wanita karena tubuh kita akan menghasilkan hormon-hormon yang berlawanan dengan hormon reproduksi, estrogen dan progesteron. Saat kamu olahraga berlebihan tubuh malah akan menghasilkan hormon kortisol (hormon stres) yang dapat berpengaruh pada siklus haid.

Polycystic Ovarian Syndrome

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) merupakan kondisi dimana adanya kista dengan ukuran sangat kecil yang tumbuh di dalam ovarium. PCOS dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur. Bukan cuma itu, wanita dengan PCOS biasanya tidak berovulasi secara teratur. Bila ovulasi tidak berjalan secara teratur dapat berakibat pada ketidakseimbangan hormon.

Penyakit tiroid

Kelenjar tiroid pada tubuh menghasilkan hormon yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan produksi hormon seks. Kamu yang memiliki kelebihan tiroid (hipertiroidisme) dan kekurangan tiroid (hipotiroidisme) dapat memiliki siklus haid yang tidak teratur.

Alat kontrasepsi

Penggunaan alat kontrasepsi juga dapat mempengaruhi siklus haid. Beberapa jenis alat kontrasepsi yang dapat membuat siklus haid tidak teratur adalah suntik KB atau KB spiral. Tak hanya itu, KB spiral dapat menyebabkan darah keluar lebih banyak dari biasanya saat haid. Jika moms menggunakan pil kontrasepsi dalam sosis rendah kemungkinan haid tidak teratur akan jauh lebih kecil.

Pengaruh Siklus Haid Tidak Teratur dengan Masa Subur

Lantas apa hubungan antara siklus haid yang tidak teratur dengan masa subur?

Sebagai wanita kamu harus memahami bahwa dengan memiliki siklus haid yang normal bisa membuat kamu berpeluang lebih besar untuk cepat hamil. Ini juga merupakan tanda bahwa kamu sehat secara reproduktif.

Jika siklus haid kamu teratur akan lebih mudah juga untuk mendeteksi kapan masa suburnya. Kini menghitung masa subur dapat dilakukan dengan cara yang praktis dan modern. Yaitu menggunakan alat Ovutest Femometer yang dapat disambungkan dengan aplikasi Femometer di smartphone kamu.

Dengan bantuan alat dan aplikasi ini kamu bisa dengan mudah mengetahui siklus haid secara akurat. Bukan cuma itu, Ovutest Femometer juga bisa berperan sebagai kalkulator kalender ovulasi dan teman kesuburan kamu. Jadi, tunggu apalagi dapatkan Ovutest Femometer di femometer.co.id dan download aplikasinya sekarang!

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart