Fase Menstruasi yang Sebaiknya Kamu Ketahui

Posted in Artikel

Bagi kamu yang baru pertama kali mengalami menstruasi, mungkin belum mengetahui banyak hal tentang  ini. Menstruasi sendiri merupakan hal yang wajar terjadi pada wanita. Ini adalah kondisi di mana terjadinya peluruhan sel telur yang menebal pada dinding rahim. Siklus menstruasi umumnya terjadi antara 23 – 35 hari. Tapi tiap orang memiliki masa yang berbeda-beda.

Kalau ini adalah pengalaman pertama kamu mengalami menstruasi (haid), ada baiknya untuk mengetahui tentang siklus menstruasi sejak dini. Biasanya siklus menstruasi untuk wanita yang baru beranjak dewasa sering tidak teratur. Tapi jika hal ini sudah sangat sering terjadi di beberapa bulan setelahnya, ada baiknya kamu segera memeriksakan hal itu ke dokter.

Siklus menstruasi dipengaruhi oleh beberapa hormon, seperti Estrogen yang memiliki peran pada pembentukan tubuh wanita yang sedang pubertas. Hormon ini juga membantu pembentukan kembali dinding rahim setelah menstruasi.

Ada juga hormon Progesteron yang berfungsi untuk menebalkan dinding rahim. Hormon ini juga berfungsi untuk menjaga siklus reproduksi dan kehamilan. Baik hormon Estrogen maupun Progesteron, keduanya sama-sama diproduksi oleh tubuh di dalam ovarium.

Fase dalam Menstruasi

Ladies, selama menstruasi kita juga mengalami beberapa fase haid, setidaknya ada tiga fase yang kita lalui selama haid. Begini penjelasannya.

Menstruasi (Fase Pertama)

Tamu bulanan yang sering kita sebut dengan menstruasi (mens), itu adalah fase pertama. Di mana terjadinya pada hari ke 3 – 7. Pada fase ini kamu akan mulai merasakan nyeri atau sakit saat menstruasi pada bagian panggul, kaki, dan punggung. Di fase ini dinding rahim mulai luruh dan menjadi darah menstruasi. Banyaknya bisa berbeda-beda tiap orang. Umumnya berkisar antara 30-40 ml.

Pra Ovulasi dan Ovulasi (Fase Kedua)

Setelah fase pertama selesai, dinding rahim akan menebal kembali. Tapi pada fase ini lapisannya sangat tipis. Proses penebalan lapisan dinding rahim dipengaruhi oleh peningkatan hormon yang diproduksi oleh tubuh. Bagi kamu yang mungkin sedang merencanakan kehamilan, fase ini adalah saat yang tepat.

Pada fase kedua ini sperma bisa bertahan selama 3 – 5 hari di dalam rahim. Masa ovulasi pada tiap wanita berbeda-beda, tergantung siklus menstruasinya masing-masing. Selain itu hal ini juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti olahraga, stres, penurunan berat badan, dan diet yang dilakukan.

Pra Menstruasi (Fase Ketiga)

Pada fase ketiga ini lapisan dinding rahim akan semakin menebal. Folikel yang sudah pecah dan mengeluarkan sel telur akan membentuk korpus luteum. Inilah yang nantinya akan memproduksi hormon Progesteron dan membuat lapisan dinding rahim semakin menebal.

Begitulah penjelasan singkat tentang fase dalam menstruasi yang sebaiknya kamu ketahui. Kamu juga bisa mengetahui siklus menstruasi dengan lebih akurat menggunakan Ovutest Femometer. Alat ini pun bisa kamu sambungkan ke smartphone menggunakan koneksi Bluetooth.

Ovutest Femometer memungkinkan kamu untuk mengetahui siklus menstruasi, dan bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan, aplikasi ini bisa menampilkan data masa subur dan lain-lain. Semua data tersebut didapatkan dengan mengukur suhu basal tubuh kita dan kemudian akan diterjemahkan ke dalam data yang ditampilkan oleh aplikasi.

Kamu bisa mendapatkan Ovutest Femometer ini dengan membelinya secara online melalui situs resmi Femometer Indonesia. Cara menggunakannya juga terbilang mudah dan memberikan kamu berbagai informasi seputar menstruasi secara lebih lengkap dan mudah dipahami.

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart