Test Pack Kehamilan Sama Tidak dengan Test Pack Kesuburan?

Posted in Artikel

Berbicara tentang kegunaan test pack, alat tersebut sama-sama berfungsi sebagai alat uji. Lalu, apakah sama hasil uji yang didapat dari penggunaan test pack kehamilan dengan test pack kesuburan? Yuk kita cari tahu!

Test pack kehamilan berfungsi sebagai alat uji untuk mendeteksi kehamilan. Kehamilan bisa terdeteksi dari hasil tes urine calon Bunda, di mana jika dalam urine terkandung HCG (human chorionic gonadotropin), artinya hasil tes menunjukkan bahwa calon Bunda positif hamil. Bagaimana tidak, hormon HCG itu diproduksi oleh plasenta yang mulai berkembang di dinding rahim setelah terjadinya pembuahan di tuba falopi. Hormon ini kemudian bergerak menuju rongga rahim dan menempel di dinding rahim. Jumlah hormon akan meningkat 2 kali lipat setiap 2 atau 3 hari di minggu awal kehamilan.

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, calon Bunda dianjurkan untuk menggunakan test pack ketika sudah mengalami masa terlambat datang bulan ya! Sebab, jika timingnya tidak tepat, kemungkinan besar hasil tesnya tidak akurat. Biasanya ini terjadi jika calon Bunda melakukan tes tersebut di saat periode waktunya masih dini, dalam artian jumlah hormon HCG yang ada masih sedikit sehingga saat dilakukan tes, hasilnya akan negatif. Jadi, pastikan timingnya tepat ya, calon Bunda!

Lalu, bagaimana dengan test pack kesuburan? Apakah alat ini memiliki kesamaan fungsi? Test pack kesuburan adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi masa kesuburan calon Bunda. Periode itu sangat penting diketahui terutama calon Bunda yang sedang merencanakan atau menunda kehamilan. Masa subur diketahui dengan melihat hasil dari test pack kesuburan yang sering disebut dengan Ovutest. Ketika Ovutest mendeteksi adanya lonjakan hormon LH (Luteinizing Hormone) dalam urin calon Bunda, maka itulah saatnya ovulasi terjadi. Artinya, ketika calon Bunda merencanakan kehamilan, proses pembuahan dapat dilakukan di masa-masa itu. Sebaliknya, jika calon Bunda menunda kehamilan, hindari melakukan hubungan di masa ovulasi tersebut terjadi.

Selain untuk mengetahui masa subur, Ovutest juga bisa membantu calon Bunda untuk mengetahui siklus menstruasi dan gejala PMS tracker. Terobosan terbaru dari salah satu jenis Ovutest yang bernama Ovutest Femometer membantu calon Bunda untuk lebih mudah mengetahui hal-hal tersebut dengan cara yang sangat sederhana. Sebelumnya, download terlebih dahulu Aplikasi Femometer yang dapat dicari di App store atau Play store. Selanjutnya, aktifkan Bluetooth yang ada dalam smartphone untuk mengkoneksikan alat Ovutest Femometer dengan aplikasi Femometer. Letakkan Femometer di bawah lidah, maka hasil pengukuran suhu basal tubuh akan otomatis terlihat pada layar smartphone-mu. Dan dalam sekejap calon Bunda akan mendapat berbagai informasi terkait masa subur, kalender ovulasi, mencatat siklus menstruasi, bahkan sampai mendeteksi kapan terjadinya gejala PMS. Berbeda dengan Ovutest biasanya, Ovutest Femometer ini menggunakan suhu basal tubuh sebagai indikator penentu masa subur. Ketika terjadi peningkatan suhu basal tubuh, itulah saatnya ovulasi terjadi.

Terkait dengan timing penggunaan, Ovutest ini digunakan pada saat sebelum terjadi pembuahan ya calon Bunda! Sesuai dengan fungsinya, Ovutest ini membantu calon Bunda untuk mengetahui kapan saat ovulasi terjadi. Jadi, berbeda ya dengan timing penggunaan test pack kehamilan tadi. Yup, ovutest ini tidak bisa disamakan fungsinya dengan test pack kehamilan sebab mereka berfungsi untuk mendeteksi hal yang berbeda. Ketika alat ini digunakan tidak sesuai dengan fungsinya, calon Bunda akan salah kaprah mengartikan hasil tes yang dimaksud. Jangan sampai ya, calon Bunda!

There are no comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart