Yuk, Kenalan dengan Ovutest dan Rencanakan Kehamilanmu!

Posted in Artikel

Ovutest atau disebut juga dengan test pack kesuburan adalah alat pengukur yang digunakan untuk mengetahui masa terjadinya ovulasi. Masa ini disebut juga dengan masa subur yang biasanya terjadi 12-14 hari sebelum hari pertama haid selanjutnya. Ada beberapa cara mudah dalam mengetahui dengan pasti kapan ovulasi itu terjadi, yang paling sederhana menggunakan Ovutest tersebut. Ovutest bisa dengan mudah didapatkan di apotek dengan harga yang bervariasi tergantung dari jenis dan seberapa besar tingkat keakuratan dari hasil tes tersebut.

Ovutest jenis strip, menggunakan urin sebagai sampel uji alat. Untuk mengetahui kapan terjadinya ovulasi atau masa subur, seorang wanita perlu memeriksa waktu prediksi terjadinya masa subur. Hal ini penting untuk menentukan kapan dilakukannya tes kesuburan tersebut untuk mendapat hasil yang akurat. Calon Bunda bisa memulai pengujian dengan mengambil sampel urin pada rentang waktu pukul 10.00-20.00. Tidak diperbolehkan untuk menggunakan urin pertama di pagi hari sebagai sampel uji karena bisa mempengaruhi ketepatan hasil tes. Perlu diingat juga oleh calon Bunda untuk membatasi asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh 2 jam sebelum melakukan pengujian agar hasil lebih akurat. Usai mengambil sampel urin, calon Bunda bisa langsung mengambil ovutest dan mencelupkannya ke dalam sampel urin yang ada sampai batas maksimal yang ditentukan. Tunggu 5 detik, lalu letakkan secara melintang pada tempat datar dan kering, tunggu hingga hasil tes muncul. Lama atau tidaknya hasil tes muncul bergantung dari kandungan LH (Luteinizing Hormone) yang ada pada urin. Ingat ya calon Bunda, usahakan langsung melihat hasil tes di rentang waktu 5-10 menit setelah pengambilan sampel agar hasil bisa tepat positif atau tidaknya. Disarankan juga untuk melakukan uji sampel di waktu yang sama selama 5-6 hari berturut-turut agar mendapat hasil yang akurat.

Ovutest jenis scope, menggunakan air liur sebagai sampel uji alat. Usai menentukan dengan pasti kapan prediksi masa subur, calon Bunda bisa memulai pengujian dengan mengambil sampel air liur menggunakan jari dan oleskan secara merata ke permukaan scope. Tunggu 1-3 menit sampai liur kering, baru pasang kembali penutup scope. Hasil tes akan muncul dalam rentang waktu 30-60 menit setelah pengambilan sampel. Hasil tes bisa dilihat dengan menyalakan lampu dalam scope dan memutar lensa hingga memperoleh fokus yang jelas. Perlu diingat calon Bunda, sebelum mengambil sampel usahakan beri jarak waktu 2 jam sebelum atau sesudah makan. Untuk jam pengambilan dianjurkan pada pukul 8-11 di pagi hari. Apabila hasil masih belum akurat, pengambilan sampel bisa dilakukan di waktu lain dalam hari yang sama agar hasil lebih akurat.

Ovutest jenis digital, menggunakan urin sebagai sampel uji alat. Cara penggunaannya lebih mudah sebab kita hanya tinggal menyalakan alat uji digital, memasukkan tip penyerap ke dalam sampel urin yang sudah diambil, tunggu 10 detik, tutup test stick, lalu letakkan alat tes pada bidang datar dan kering. Hasil tes akan diketahui dalam rentang waktu 3 menit setelah pengambilan sampel.

Ovutest Femometer. Alat uji kesuburan ini menggunakan suhu basal tubuh sebagai sampelnya. Dari ketiga jenis di atas, femometer bisa dikatakan sebagai alat tes kesuburan yang paling akurat sebab dia menjabarkan 105.5% lebih detail dari jenis alat tes lainnya. Alat ini bisa memberikan informasi sampai persentase kemungkinan terjadinya kehamilan calon Bunda sebelum memutuskan untuk melakukan hubungan seksual. Selain mengetahui masa subur, dengan adanya sistem yang memungkinkan alat ini untuk mengunggah data hasil uji menggunakan bluetooth ke aplikasi Femometer yang ada di smartphone, calon Bunda bisa mengetahui juga kapan siklus menstruasi itu terjadi dan melacak kapan kemungkinan terjadinya gejala PMS yang tentunya sangat membantu calon Bunda agar lebih siap menghadapi siklus menstruasi selanjutnya. Informasi lain yang mendukung juga tersedia di fitur aplikasi Ovutest Femometer seperti reminder tentang jam tidur, penggunaan kontrasepsi dan obat-obatan, reminder pemeriksaan pralahir, memprediksi usia kehamilan yang sedang dijalani, sampai kepada pencatatan perkembangan kehamilan.

Jadi, setelah mengetahui berbagai jenis ovutest, kira-kira calon Bunda pilih pakai jenis ovutest yang mana nih? Semoga calon Bunda tidak bingung lagi ya dan semakin mantap untuk memilih Ovutest sebagai salah satu alat tes yang wajib dimiliki di rumah.

There are no comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart